Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 411

Saat melihat pria yang berdiri di dasar tangga, aku bahkan tidak perlu mengucapkan apa pun lagi untuk menolak. Mario mengenakan kaus lengan pendek berwarna hitam dan celana kargo. Dia berdiri di samping motor hitam, terlihat begitu keren dan gagah. Ini pertama kalinya aku melihat Mario berpenampilan seperti ini. Namun, penampilan pria yang seperti ini bukan hal baru di mataku. Dahulu, gaya Reynard juga seperti ini. Kala itu, dia masih begitu angkuh, seolah-olah seluruh dunia berada di bawah kakinya. Setiap kali melihatnya seperti itu, jantungku selalu berdebar kencang. Hingga sekarang, aku masih ingat seberapa sering aku duduk di belakangnya, melingkarkan kedua tanganku di pinggangnya dan merasakan angin malam yang dingin saat kami melaju dengan motornya. "Apa kamu masih suka naik motor?" tanya Reynard dengan suara pelan saat aku tengah larut dalam lamunan. Aku mengerti maksud pertanyaannya. Alih-alih menjawab, aku hanya tersenyum tipis dan berjalan menghampiri Mario. Mario melihatku d

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.