Bab 705
Pria berengsek ini sedang menggodaku!
Aku lanjut mengunyah makanan di mulutku. Sambil mengunyah, aku mengangkat dagunya dengan jariku dan berbisik, "Aku bahkan sudah mencicipi seluruh tubuhmu, jadi mana mungkin aku jijik hanya karena menyentuhmu?"
Tatapan Julian padaku bertambah dalam. Sebelum dia sempat melakukan apa pun, aku segera menarik tanganku. Kemudian, aku keluar dari dapur dan pergi mencuci tangan di toilet.
Saat aku menikmati makananku, dia malah merusak suasana.
Biarpun begitu, aku tidak merasa jijik. Berbeda saat berhadapan dengan Harold, tatapan dan ucapannya saja membuatku mual.
Saat memikirkan dia, aku teringat lagi akan sikap agresifnya semalam. Ke depannya, interaksi kami pasti akan terasa canggung. Aku juga tidak bisa memanfaatkannya lagi.
Takutnya, aku sudah akan dilahap sebelum bisa menyelidiki apa pun.
Selain itu, aku khawatir dia akan menyerang Julian. Bagaimanapun, semalam Julian sudah merusak agendanya dan juga memprovokasinya.
Saat aku selesai membasuh muka, J

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link