Bab 13
Di sisi lain, Wulan disiksa oleh rasa bersalah dan kekhawatiran yang luar biasa.
Dia menggunakan semua koneksi yang dia kenal, mencari keberadaan putrinya seperti orang gila.
Dia kembali mendatangi rumah sakit tempat Alisa dulu dirawat.
Setelah melalui banyak hambatan, Wulan berhasil menemukan dokter penanggung jawab Alisa melalui seorang perawat yang dia kenal.
Setelah permintaan berulang-ulang darinya, dokter akhirnya menghela napas dan mengungkapkan kenyataan.
"Bu Wulan, kondisi putrimu saat itu sangat mengkhawatirkan."
"Kecelakaan itu menyebabkan kerusakan parah pada saraf tulang belakang, fungsi gerak dan sensorik kedua kaki hampir hilang."
"Meski kami berusaha maksimal dalam operasi, prognosis untuk sisa hidupnya, kemungkinan besar harus dihabiskan di kursi roda."
"Kursi roda?"
Wulan seperti terkena sambaran petir, wajahnya pucat, tubuh goyah, hampir jatuh ke tanah.
Dia mencengkeram lengan dokter, kukunya hampir menekan kulitnya.
"Dokter! Kamu pasti menipuku bukan?"
"Alisa penari

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link