Bab 12
Henros merasakan kepanikan yang belum pernah dia alami sebelumnya. Sensasi seolah menginjak kehampaan, seperti kehilangan tumpuan, membuatnya nyaris tak mampu berdiri tegak.
Pada saat itulah, ponsel pribadinya berdering nyaring. Nama yang berkedip di layar adalah Pak Alfino.
Henros menarik napas dalam-dalam, memaksa diri menekan gejolak emosinya, lalu mengangkat telepon.
Dari seberang, langsung terdengar raungan marah Pak Alfino, "Henros! Kamu memang hebat! Istrimu, wanita gila bernama Valeria itu! Dia memotong tendon tangan anakku, Eldaro! Dokter bilang meski disambung, tangan kanannya tetap lumpuh! Hutang darah ini, Keluarga Prano nggak akan membiarkannya berlalu begitu saja! Kamu harus memberi penjelasan kepada Keluarga Prano!"
Alis Henros langsung berkerut tajam. Tendon tangan Eldaro terputus? Dia hanya tahu Valeria berhasil melarikan diri dari Eldaro, tapi tak menyangka detailnya separah ini ....
Hampir secara tak sadar, di bawah perasaan ingin melindungi menekan segalanya, Henros

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link