Bab 91
Setelah selesai berbicara, Olivia langsung menyangkalnya.
"Mana mungkin? Pamanmu adalah CEO Grup Furan dan aku hanya seorang sekretaris. Aku nggak punya latar belakang keluarga kaya, aku nggak secantik Nona Lina. Apa yang dia sukai dariku?"
Olivia tidak mengatakan ini dengan sengaja agar Marco mendengarnya, tapi benar-benar apa yang dipikirkannya!
Olivia merasa bahwa jarak antara dirinya dan Marcello begitu besar! Begitu besar sehingga Olivia bahkan tidak bisa memikirkannya.
"Aku hanya bertanya ini karena pamanku bersedia mengesampingkan pekerjaannya untuk menemanimu ke rumah sakit." Marco menatapnya, mata gelapnya dipenuhi keseriusan. "Kamu sudah bersamanya begitu lama, seharusnya tahu sifatnya. Dia sangat cuek dan menjaga jarak dari semua orang."
Olivia melambaikan tangannya sambil menjelaskan, "Pak Marcello bilang merasa aku, seorang wanita, kurang familier dengan pulau ini dan karena kebetulan dia bersamaku saat aku sakit, jadi berniat mengantarkan aku ke sana."
"Ya, dia memang mem

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link