Bab 13
[Dan lagi, memangnya siapa kamu?! Sejak kapan kamu boleh mengajari istriku?]
[Inara, pahami posisimu. Di mataku, kamu nggak lebih dari sekadar alat untuk melahirkan anak!]
Suaranya dingin hingga ke titik paling ekstrem, setiap kata menghantam jantung Inara tanpa ampun.
Tamat, kali ini dia benar-benar tamat!
Seluruh tubuh Inara gemetar, dia mengepalkan tinjunya erat-erat, berusaha menahan kegelisahan yang menguasai dirinya.
Tidak, tidak mungkin. Dia sudah mengandung anak Jensen, pria itu tidak akan tega memperlakukannya sekejam itu!
Inara menundukkan kepala, suaranya pun tercekat.
"Pak Jensen, ma ... maafkan aku ... aku bukannya sengaja mencari masalah dengan Bu Nindya. Dia terus memarahiku soal rumah lama itu, bahkan menyebarkan gosip tentang aku di perusahaan. Aku benar-benar terpojok, makanya aku membalas ... "
"Pak Jensen, aku tahu aku salah. Jangan bersikap sekeras ini, aku takut ... "
Inara kembali bersikap lemah seperti biasanya.
Sambil bicara, dia mulai terisak, suaranya bergeta

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link