Bab 202
Saat pemotretan, Yudina tiba-tiba bertanya, "Kamu nggak pernah terpikir buat operasi telinga? Pakai alat bantu dengar pasti merepotkan."
Thalia menjawab, "Pernah, jadi sedang menyiapkan uangnya sekarang."
Tabungannya masih di angka delapan digit, masih sangat jauh jaraknya dari 1,2 miliar.
Tapi setidaknya ada tujuan yang bisa dicapai.
Biasanya Yudina jarang membicarakan soal keluarga dengan Thalia. Dia berkata, "Menyiapkan uang untuk operasi? Meski kamu anak angkat Keluarga Wenos, mereka pasti akan memberikan uang untuk operasi, 'kan?"
Thalia terdiam sejenak, lalu berkata, "Aku mau pakai uang sendiri."
Dia tidak bisa lagi membiarkan Andre mengendalikan hidupnya.
Hanya dengan mengandalkan diri sendiri, di masa depan dia akan punya keberanian untuk berhadapan dengannya.
Lagi pula, Andre memang tidak akan memberinya apa pun.
Setelah menyelesaikan urusan di tempat Yudina, telepon dari Zavier masuk.
Suaranya tetap dingin seperti biasa, "Di mana?"
"Baru selesai pemotretan."
"Tunggu aku, aku

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link