Bab 225
Nila mendengus dingin, "Belum tentu, jangan lupa dia sudah berapa kali mengancam kita?"
"Lagi pula, meskipun bukan dia, masih ada orang dari Grup Dinta, 'kan? Aku nggak percaya Fredy itu orang baik. Intinya sekarang kamu harus hati-hati. Situasi begini mudah membuat orang awam termakan provokasi, lalu bertindak ekstrim."
"Kamu harus jaga diri. Kalau pulang, lebih baik ada teman atau suruh Jackry jemput kamu tiap hari juga bisa. Badannya tinggi besar, kalau benar ada orang yang sengaja mengincarmu juga masih bisa dihadapinya."
Nila dengan serius mengingatkan dia tentang berbagai hal yang harus diperhatikan, tapi entah kenapa terasa ada semacam kekompakan di antara mereka.
Tidak ada yang mengungkit Zavier.
Nila dari awal memang tidak percaya sama Zavier, sikapnya ke dia juga dingin.
Sedangkan Thalia sendiri tahu, dua hari ini Zavier sangat sibuk, sampai hampir tidak kelihatan batang hidungnya.
Thalia menggumam, "Aku tahu."
Beberapa hari ini, Thalia memang tidak pulang ke rumah, setiap ha

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link