Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 243

Nada bicara Zavier sangat tenang dan acuh tak acuh, seolah-olah sedang mengucapkan kenyataan. Saat ini Thalia kebetulan berdiri di bawah cahaya. Kulitnya yang lembut dan kedua matanya yang jernih terlihat semakin cerah dan indah pada saat ini. Saat menatapnya, Zavier tiba-tiba merasa jika jarak mereka terlalu jauh. Dia tidak menyukai perasaan seperti ini. Sudut bibirnya tanpa sadar berkedut. Saat hendak berbicara, dia melihat sebuah mobil berhenti. Mobil itu milik Janio. Pria itu bahkan tidak turun dari mobil. Dia menurunkan jendela mobil, lalu menatap Zavier dengan datar, "Kamu menghalangiku." Setelah itu, dia kembali menatap Thalia dan berkata sambil mengangkat alisnya, "Masuklah ke dalam mobil." Sebelum Thalia menjawab, Zavier sudah berkata dengan dingin, "Aku akan antar dia pulang." Zavier tanpa sadar berkata seperti ini. Setelah bereaksi kembali, dia sudah selesai bicara. Tatapan matanya semakin lama semakin menggelap. Dia sangat jarang bertindak lebih cepat daripada pikirannya. H

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.