Bab 321
Thalia butuh waktu cukup lama untuk menyadari maksud Zavier.
Dia menatap Zavier dengan bingung dan balik bertanya, "Kenapa aku harus memakluminya? Aku juga nggak berharap dia mengalami hal seperti ini, tapi apa hubungannya masalah ini denganku?"
Ucapan Zavier benar-benar tidak masuk akal.
Thalia berpikir sejenak, lalu tidak bisa menahan diri untuk berkata, "Lagi pula, bukankah sejak awal kalian semua menentang metode pengobatannya? Dia sendiri yang bersikeras."
Apa yang dikatakan Thalia memang benar, tapi dalam situasi sekarang, fakta yang dia ucapkan malah terdengar kurang pantas.
Zavier mengangkat mata dan menatap Thalia tanpa ekspresi. "Jadi kamu rasa kejadian seperti ini seharusnya terjadi?"
"Aku nggak bermaksud begitu." Thalia mengernyit.
Dia ingin menjelaskan, tapi merasa kata-kata Zavier tadi membuatnya merasa sangat tidak nyaman.
Setelah terdiam sejenak, dia berkata, "Itu bukan perbuatanku, kamu nggak perlu melampiaskan amarahmu padaku."
Di ruangan itu masih ada dokter lain.
Wi

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link