Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 38

Zavier adalah satu-satunya anak laki-laki Keluarga Jenar, jadi selama ini Andre selalu bersikap sopan padanya. Andre berhenti sejenak, lalu berkata, "Zavier, maaf sudah merepotkanmu. Soal Tianos ...." "Aku akan jelaskan semuanya padanya." Andre pun merasa tenang. Dia lalu menoleh ke Thalia dan berkata dengan pelan, "Thalia jadi begini karena kami terlalu memanjakannya." Begitu Zavier mengantarnya pulang, barulah Thalia bisa bernapas lega. Dia mengetik pesan di ponselnya untuk mengucapkan terima kasih pada Zavier. Zavier menatapnya dan langsung berkata, "Sebentar lagi aku ke rumah sakit." Thalia menatapnya dengan membelalakkan mata. Zavier berkata, "Rumah sakit pasti akan mengutamakan kepentingan pasien, jadi mereka nggak mungkin memakai tenaga medis yang bisa bermasalah kapan saja. Kalau saat tindakan penyelamatan kamu tiba-tiba tuli dan menghambat penanganan pasien, kamu bisa tanggung jawab?" Thalia terdiam, lalu mengetik: [Aku belum pernah sekali pun menghambat penanganan pasien.] Ek

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.