Bab 408
Thalia datang mencari Zavier awalnya hanya ingin mendengar penyangkalan darinya, juga ingin mendengar pendapatnya soal Andre yang ingin mereka batalkan pertunangan.
Tapi di atap gedung tadi, ketika Zavier sekali lagi memilih Hanisha dan meninggalkannya, Thalia tiba-tiba paham.
Di sekitar Hanisha ada banyak dokter, tapi dia tetap ingin Zavier.
Zavier juga menganggap Hanisha lebih penting.
Mereka saling menginginkan satu sama lain, jadi kenapa dia harus keras kepala?
Dia memang menyukai Zavier, tapi sudah terlalu lelah, sampai tidak ingin menyukai Zavier lagi.
...
Setelah meninggalkan rumah sakit, Thalia mendapat telepon Larson.
Dia bilang mereka menunggu di bawah Grup Harmoni, tapi tidak ketemu.
Thalia bilang dia di rumah sakit, Larson menyuruhnya menunggu.
Tak lama kemudian, Lukman mengemudikan mobil ke sini.
Larson menurunkan jendela. "Kakak, mari kita pergi makan enak!"
Thalia tersenyum tipis. "Baik."
Namun Larson melihatnya mengerutkan alis, "Kakak, apakah orang Keluarga Wenos datan

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link