Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 40

Zavier masih belum pulang. Thalia perlahan pergi mandi dan cuci muka, lalu merapikan semua hal. Dia duduk di ruang tamu sebentar untuk beristirahat, lalu melihat alat bantu dengarnya yang tergeletak di sana. Baru saja dia mengambilnya, lampu di area pintu masuk menyala. Zavier sudah pulang. Thalia langsung menoleh ke arah pintu masuk. Kemeja Zavier yang biasanya bersih rapi, kini ternoda darah. Thalia terkejut. Dia buru-buru menghampiri Zavier. Dia menatapnya dengan penuh cemas dan secara refleks mengulurkan tangan, ingin memeriksa apa yang terjadi padanya. Zavier menghindari tangannya. Suaranya rendah, lelah, dan terdengar kesal saat berkata, "Jangan sentuh aku." Tadi, saat keluar dari kantor Tianos, dia melihat seorang pasien pingsan di lobi rumah sakit. Darah itu milik pasien. Zavier memang orang yang sangat menjaga kebersihan, tetapi dia tetap menahan rasa tak nyamannya dan pulang dalam keadaan seperti itu. Suasana hatinya sangat buruk. Namun, Thalia tidak tahu. Dia hanya mengira Z

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.