Bab 424
Permainan dimulai, semua masuk ke arena dan mulai bersembunyi.
Larson masih memikirkan kata-kata Zavier tadi dan tampak kesal. "Hal penting? Kalau benar penting, kenapa nggak bilang sekarang?"
Thalia menenangkannya, "Jangan pikirkan itu, bukankah kamu mau membawaku memenangkan permainan?"
Sebelum permainan dimulai, Larson berkata penuh semangat dan bilang akan membawa Thalia meraih posisi pertama.
Sekarang suara tembakan dari berbagai arah mulai berdatangan, ada saja yang kena.
Larson benar-benar tidak peduli Zavier lagi dan membawa Thalia bersembunyi.
Thalia tidak bisa bermain, tapi Larson tidak membual. Dia memang hebat.
Beberapa tim sudah kalah di sepanjang jalan.
Larson mulai asyik sendiri dan mulai tidak terlalu memedulikan Thalia.
Thalia tidak ingin menjadi beban, mencoba bergerak sendiri pelan-pelan.
Tapi tidak diduga, mereka bertemu Zavier.
Thalia kaget, Zavier satu tim dengan Hanisha, dia seharusnya bersama Hanisha.
Tapi di sini hanya ada Zavier.
Zavier melihatnya dan langsung

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link