Bab 47
Trista adalah pasien Zavier.
Begitu tidak sadarkan diri, Cyrus langsung menghubunginya agar segera kembali.
Zavier menerima jas dokter dari Cyrus, lalu memakainya sambil berjalan cepat menuju ruang perawatan.
Trista sudah masuk tahap akhir, hampir tak ada harapan lagi.
Lagi pula, Trista sendiri memilih untuk menyerah.
Setelah masalah Trista selesai dan Zavier keluar, Cyrus bertanya padanya, "Masih bisa bertahan berapa lama?"
Zavier menjawab dengan datar, "Nggak bisa dipastikan."
"Kalau begitu, Suster Thalia harus bergegas." Cyrus menghela napas. "Kalau sampai Trista kenapa-kenapa, tuduhan soal Thalia yang membocorkan data pasien akan terus menempel padanya."
Zavier yang sedang mencuci tangan, tiba-tiba berhenti. Dia bertanya pada Cyrus, "Kamu peduli sama dia?"
Cyrus menjawab, "Siapa di departemen ini yang nggak peduli soal ini? Tadi pagi Kak Wisnu juga bilang, kasus ini harus diselidiki sampai tuntas."
Hanisha berkata dengan nada datar, "Kenapa kalian begitu yakin dia nggak bersalah? B

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link