Bab 491
Thalia menjawab beberapa patah kata dengan enggan.
Roni mengetahui jika Thalia tidak tahu terlalu banyak. Jadi Roni mengubah taktiknya dan mengajukan pertanyaan yang lain, lalu dia pergi setelah Chelsea menghampiri Thalia.
Zavier mengikuti di belakang Chelsea, lalu berkata pada Thalia, "Bunga di taman sudah mekar, apakah kamu mau melihatnya?"
Thalia mengangguk. Sekarang dia akan menuruti semua keinginan Zavier dan hampir menyetujui semua permintaannya.
Aroma bunga plum memang menjernihkan pikiran Thalia yang sebelum ini kacau.
Zavier berkata, "Sebentar lagi tahun baru akan tiba."
Thalia menoleh ke arahnya. Zavier berkata dengan perlahan, "Kita akan pergi ke pulau setelah tahun baru, di sana nggak sedingin di sini."
Dia berbicara sambil membantu Thalia mengenakan topi.
Sebenarnya Thalia tidak kedinginan, tapi dia sama sekali tidak menolak saat pria itu mengenakan topi di kepalanya.
Zavier tersenyum saat melihat tampangnya yang saat ini, lalu membawanya kembali ke ruang tamu.
Chelsea sec

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link