Bab 494
Saat pria itu menatapnya, Thalia tidak bisa memahami emosi di dalam matanya.
Zavier berkata dengan suara yang sedikit serak, "Kita pulang sekarang?"
Thalia mengangguk, lalu berjalan di belakangnya sambil menggendong Kimi.
Hanya saja Zavier tiba-tiba menghentikan langkahnya, lalu meliriknya. "Jangan jalan di belakangku, aku nggak bisa lihat kamu."
Suasana hati Thalia sedikit rumit setelah menerima panggilan dari penanggung jawab tim relawan sebelum ini.
Dia berkata dengan perlahan, "Besok kamu akan melakukan perawatan lagi."
Dia terdiam sejenak, lalu kembali berkata, "Apakah kamu sudah merasa lebih baik?"
"Kenapa kamu tanya seperti ini?" tanya Zavier.
Thalia menggendong Kimi sambil menurunkan tatapannya. "Semua orang mengkhawatirkanmu."
Karena Thalia menundukkan kepalanya, dia tidak menyadari tatapan Zavier yang tertuju padanya.
Pria itu bertanya, "Apakah nggak ada alasan yang baik?"
Jantung Thalia tiba-tiba berdetak dengan cepat, lalu menatap pria itu. "Apa maksudnya?"
Zavier menatapny

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link