Bab 52
Thalia segera mendongak.
Zavier tidak pernah suka tinggal di hotel. Menurutnya, hotel itu kotor.
Dulu saat Keluarga Jenar dan Keluarga Wenos pergi liburan bersama saat Imlek, Zavier selalu membawa sprei dan sarung bantal sendiri, lalu minta petugas hotel menggantinya.
Mengapa sekarang dia bisa datang ke hotel bersama Hanisha?
Dada Thalia terasa sesak.
Dia tahu Zavier bukan orang seperti itu, tetapi pikirannya tetap dipenuhi dugaan-dugaan liar.
"Permisi, boleh minggir sebentar?" ucap staf hotel. Suara itu muncul mendadak, mengejutkan Thalia.
Thalia mundur dua langkah, tanpa sengaja dia menyenggol partisi di samping dan menimbulkan suara berisik.
Pandangan Hanisha dan Zavier serentak menoleh ke arahnya.
Wajah Hanisha langsung berubah dingin. Dia bertanya, "Ngapain kamu di sini?"
Thalia berdiri tegak, sempat melirik Zavier, lalu buru-buru menunduk untuk menyembunyikan kegugupannya. Dia menjawab, "Aku bukan sengaja mengganggu kalian, aku cuma mau naik ke atas."
Hanisha bertanya lagi, "Kamu

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link