Bab 69
Thalia kembali untuk merawat lukanya. Kemudian, dia membantu beberapa pasien memasang infus sebelum akhirnya beristirahat.
Tanpa sadar, Thalia meraba alat bantu dengarnya. Mungkin karena sudah terlalu lama digunakan, belakangan ini alat bantu dengarnya itu sering mengalami sedikit gangguan.
Namun, untungnya sekarang Thalia punya pekerjaan paruh waktu dari Yudina, sehingga kecepatan menabungnya harusnya bisa lebih cepat.
Saat makan siang, beberapa dokter duduk bersama untuk mendiskusikan kondisi salah satu pasien. Sementara itu, Thalia duduk sendirian di satu meja.
Thalia dan Tiara awalnya sedang makan sambil mengobrol. Akan tetapi, tiba-tiba ada yang menyodorkan salep dari samping. Saat menoleh, ternyata itu adalah Zavier.
Mata hitam Zavier menunduk. Dia memandang Thalia dan berkata dengan suara acuh tak acuh, "Luka bakar ringan cukup diolesi obat. Nggak perlu diobati seperti itu."
Demi kenyamanan, setelah mengoleskan salep di area yang terkena luka bakar, Thalia juga menempelkan selem

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link