Bab 97
Thalia bertanya, "Kenapa?"
Tiara memasang wajah jijik, mengeluh, "Dibilang bertengkar juga nggak tepat, cuma Hanisha bilang kalau Dokter Zavier nggak bertanggung jawab sama pasien, jelas-jelas tahu kondisi di sini darurat, tapi masih saja ambil cuti buang-buang waktu."
Alis Thalia mengernyit rapat, dia bertanya lagi, "Dokter Zavier bilang dia pergi ngapain?"
"Dia nggak bilang." Tiara menggeleng. "Dia cuma bilang ada urusan penting lain."
"Kamu nggak tahu, Hanisha itu gayanya kayak semua orang berutang padanya, mukanya sungguh menyebalkan."
Thalia tidak bertanya lagi, dia berganti pakaian dan langsung pergi ke ruang dokter.
Kebetulan cuma ada Zavier di sana.
Ketika Thalia mengetuk pintu, Zavier menengadah, menatapnya tanpa ekspresi.
Thalia masuk ke dalam, ragu-ragu bertanya pada Zavier, "Kamu cuti kemarin, apa sempat ganggu pekerjaan, ya?"
Wajahnya penuh kekhawatiran.
Zavier tetap tenang, seluruh tubuhnya tampak dingin dan kaku, nada suaranya juga datar, "Nggak."
"Aku dengar Dokter Hani

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link