Bab 24
Seminggu kemudian, suatu sore, Elena mendengar kabar tentang Jessica lagi.
Jessica bunuh diri.
Saat pergantian giliran jaga malam, Jessica menusuk lehernya sendiri dengan pensil. Itu adalah cara mati yang sangat menyakitkan, tetapi Jessica sama sekali tidak mengeluarkan suara.
Sipir yang berganti giliran jaga-lah yang menyadari ada yang aneh dengan Jessica. Setelah memeriksanya, mereka menemukan bahwa Jessica telah bunuh diri. Dia segera dilarikan ke rumah sakit, tetapi dia sudah berhenti bernapas.
Elena jadi merasa sedikit sedih. Wanita yang dulu sering pamer di depannya dengan ekspresi sombong itu kini berakhir seperti ini.
Namun, Elena tidak merasa kasihan pada Jessica. Bagaimanapun juga, tidak ada yang memaksa Jessica bersikap sejahat ini. Nasib akhir Jessica murni sebagai akibat dari kesalahan yang dia sendiri lakukan.
Mereka yang berbuat salah harus dihukum.
Pada hari Elena dan Kevin meninggalkan Kota Nanta, Steven sendiri yang pergi mengantar mereka di bandara.
Dia masih tidak i

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link