Bab 36
Tapi, ketika Cinta Murni disebut, mata Vivian tampak menunjukkan rasa tidak rela. Dia jelas sangat suka dengan perhiasan itu dan sangat menginginkannya.
Di mata Vivian, perhiasan itu seolah dirancang khusus untuknya dan hanya dia yang layak memilikinya.
Sayangnya, seingin apa pun, dia benar-benar belum mampu membelinya.
Jennie dapat melihatnya dan lekas menghibur.
"Vivi, itu cuma perhiasan. Kamu pasti bisa mendapatkannya suatu hari nanti, termasuk set perhiasan yang mahal itu. Tuan Muda Reza pasti akan membelikannya untukmu."
"Pikirkan betapa sukanya dia padamu. Dia pasti akan membelikannya untuk memenangkan hatimu."
Mendengar ini, Vivian mengangguk puas, matanya bersinar dengan keangkuhan.
"Kamu benar. Walaupun Cinta Murni itu seharga 200 miliar, aku pasti bisa memilikinya suatu saat nanti."
Ketika mendengar harga ini, kelopak mata Jennie berkedut. Dia akhirnya mengerti kenapa Vivian sangat menginginkannya. Ternyata karena dia tidak mampu membelinya.
Manusia suka obsesif dengan hal-ha

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link