Bab 111
Dion memejamkan mata dan melambaikan tangan dengan lelah.
Aku keluar bersama Miko. Di koridor yang sepi, Miko terdiam sejenak sebelum berkata kepadaku, "Besok ada perjamuan, aku bisa memberimu undangan, tapi kamu nggak boleh mengungkapkan hubunganmu dengan kami. Kalau nggak, percuma saja kamu tinggal di perusahaan Keluarga Pradipta."
"Terima kasih, aku tahu batasanku."
Miko mengangguk dan bertanya lagi padaku setelah beberapa saat.
"Dulu kamu kenal Nona Tiara?"
"Kenapa kamu tiba-tiba tanya ini?"
"Kalau nggak kenal, aneh kalau kamu tiba-tiba membenci Riko dan Elmira."
Mendengar Miko mengatakan ini, aku tersenyum dan berkata, "Sudah lama kubilang, tapi kalian nggak percaya kalau aku Tiara."
"Jangan bercanda seperti itu."
"Oke, aku pernah bertemu dengannya dan dia mengajariku banyak hal, jadi aku sangat berterima kasih padanya."
Aku menoleh untuk bertatapan dengan Miko yang terlihat bingung dan berkata terus terang, "Kematiannya membuatku mengerti bahwa ikatan keluarga yang nggak berharga

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link