Bab 128
Hanya saja, setiap kali Elmira menunjukkan sikap seperti ini, itu selalu ditujukan untuk melawanku, jadi dalam hatiku sama sekali tidak muncul sedikit pun rasa iba.
Aku menatap mereka dengan tatapan dingin. Sementara itu, tangan Riko yang baru saja mencengkeram kerah baju Elmira terhenti, sorot matanya menjadi dingin. "Elmira, apa aku masih kurang baik padamu? Hanya karena aku terpaksa menikahi Tiara, maka selain pernikahan, segalanya sudah kuberikan padamu. Tapi waktu Tiara meninggal, dalam perutnya ada anakku, kamu tahu itu?"
Tubuh Elmira bergetar, aku melihat matanya berkaca-kaca.
Keduanya yang sedang larut dalam emosi tidak menyadari keberadaanku di sudut ruangan.
Suara Elmira bergetar, begitu keluar satu dua patah kata yang terbata-bata, sudah disela Riko.
"Kematian Tiara, kamu juga nggak bisa lepas dari tanggung jawab, 'kan?"
"Nggak!"
Seakan-akan tanpa mendengar bantahannya, Riko melanjutkan, "Tentang kamu yang menyebabkan kematian Tiara, aku nggak pernah mengungkitnya. Tapi, Elm

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link