Bab 25
"Pak Dion."
Miko maju dan berusaha melepaskan kepalaku dari tangan Dion. Tapi Dion langsung menoleh dan menatap dengan sinis. Tatapannya dipenuhi dengan hawa membunuh, Miko sampai tidak berani melangkah lagi.
Miko akhirnya berusaha membujuknya.
"Pak Dion, Nona Tiara juga akan nggak nyaman kalau seperti itu. Sekarang kepala Nona Tiara sudah ditemukan, dan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Kamu nggak boleh tenggelam dalam kesedihan. Apa kamu nggak mau tahu soal perkembangan penyelidikannya, dan menemukan pelaku yang sudah menghabisi Nona Tiara?"
Dion tampak sedikit lebih tenang, Miko pun mengulurkan tangannya lagi.
"Pak Dion, letakkan dulu Nona Tiara. Ayo kita dengarkan dulu hasil penyelidikannya."
Miko mengambil kepala itu dan meletakkannya kembali. Begitu Dion mengalihkan pandangannya, dia melihat Riko yang masih ditekan di meja bedah. Tatapannya langsung berubah dingin saat melihat Riko.
Riko menyaksikan sendiri tindakan nekat dan mengerikan yang Dion lakukan.
Dia tidak h

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link