Bab 66
Bahkan tanpa aku melakukan apa pun, Nenek Fia sudah tahu kalau Riko sedang berbuat curang.
Kalau dipikir-pikir lagi, sebelumnya memang aku yang mengabaikan hal ini. Nenek Fia tahu kabar kematianku, bagaimana mungkin beliau bisa dengan mudah tertipu oleh Riko?
Riko ditutup teleponnya, marah lalu membanting ponselnya, terdengar bunyi "duar" yang keras!
Elmira sampai kaget melonjak, lalu buru-buru maju untuk menenangkan emosi Riko.
"Riko, jangan terburu-buru dulu, kita masih bisa mencari cara lain."
"Masih bisa pakai cara apa? Orang tua sialan itu cuma pegang sedikit saham tapi sudah mau mengendalikan aku. Lagi pula, orang yang kamu cari itu siapa sih, hasil kerjanya sampai nenek pun bisa langsung lihat kalau itu palsu!"
Selama ikut bersama mereka selama ini, baru pertama kali aku melihat Riko marah pada Elmira, aku pun sempat tercengang.
Bukan hanya aku, bahkan Elmira sendiri juga tercengang, dia menatap Riko dengan linglung, lalu menundukkan kepala dengan mata berkaca-kaca.
"Riko, dalam

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link