Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 76

Setelah mengakhiri panggilan, Miko pergi ke kantor polisi. Dia mengobrol dengan Dion sambil mengemudi. "Pak Dion, bukankah Riko nggak percaya Nona Tiara sudah meninggal? Kok tiba-tiba pergi ke kantor polisi? Apa dia menemukan sesuatu?" "Mungkin Jerry mengatakan sesuatu, ayo lihat dulu." "Aku cuma khawatir Riko nggak bisa berpikir jernih. Dia sudah melihat mayat Nona Tiara, tapi dia memilih untuk percaya ini penipuan cuma karena ucapan orang lain, termasuk orang tua Nona Tiara." Miko menarik napas dalam-dalam. "Inilah keluarga yang dipikirkan Nona Tiara. Seandainya aku tahu lebih awal ...." "Miko." Dion menyela, "Jangan bicara lagi." Suara Dion serak, lalu dia memejamkan mata dan berkata, "Ayo kantor polisi dulu untuk lihat situasinya." Aku tahu apa yang ingin Miko katakan. Riko dan orang tuaku tidak percaya padaku. Mereka sudah melihat mayatku, tetapi masih tertipu oleh beberapa kata Elmira. Bukan karena mereka bodoh, melainkan karena mereka lebih memihak Elmira. Dalam situasi ini, kem

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.