Bab 14
Dia kembali ke ruang pesta dengan wajah muram.
Salsa mendekat dengan hati-hati dan menyodorkan segelas minuman kepadanya. "Arga, ada apa? Apa terjadi sesuatu? Apa Aluna ... "
"Nggak apa-apa!"
Arga memotong ucapannya dengan kasar. Dengan gerakan kesal, dia menepis gelas yang disodorkan Salsa hingga cairan di dalamnya tumpah, membasahi ujung gaun Salsa.
Mata Salsa seketika memerah. Dia menggigit bibirnya, menatap Arga dengan wajah penuh rasa terluka dan kecewa.
Saat ini, pikiran Arga benar-benar kacau. Dia sama sekali tidak punya keinginan untuk menenangkan Salsa.
Dia berjalan ke sudut ruangan, menenggak minuman demi minuman, berusaha menekan rasa gelisah dan kepanikan yang kian membesar di dadanya.
Dia tak sanggup menerima kenyataan bahwa Aluna benar-benar menghilang begitu saja dari hidupnya.
Tak lama kemudian, kabar baru datang.
Aluna memang sudah pergi, dan tiket penerbangannya ke luar negeri dijadwalkan hari ini. Tujuannya adalah Depora.
Dan yang lebih membuatnya terkejut adalah pri

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link