Bab 81
Melepaskan kain hitam di mata Naomi, tangan Jetro sedikit gemetar.
Ketika melihat pipinya yang berlinang air mata, Jetro tidak bisa tidak memikirkan tangisan minta ampunnya tadi.
....
Jetro duduk di sofa dan tidak tidur sepanjang malam.
Naomi tidak bangun sampai langit terang.
Nyeri!
Seluruh tubuhnya terasa sakit.
Naomi membuka matanya dan bingung sejenak, kenangan semalam terlintas di benaknya.
Tiba-tiba dia duduk, tapi karena sakit pinggang, dia berbaring kembali di ranjang.
"Apa kamu baik-baik saja?"
Segelas air hangat yang masih mengepul muncul di depan mata Naomi. Dia mendongak dan menatap mata Jetro yang prihatin.
Dia mengangkat tangan dan mengerahkan kekuatan!
Gelas air itu ditumpahkan dan berguling ke atas karpet, airnya pun tumpah ke seluruh lantai dan terciprat ke kaki celana Jetro.
"Untuk apa kamu berpura-pura menjadi orang baik?!"
Naomi memegang selimut untuk melindungi dadanya, matanya yang gelap dipenuhi aura dingin, "Jetro, apakah kamu tahu larangan pemaksaan seksual dal

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link