Bab 85 Merebut Milik Orang Lain
Ruang tamu hening. Keduanya duduk berhadapan, Vendrick terdiam dan tertegun.
Elbert tidak terburu-buru melanjutkan, menunggu Vendrick berbicara.
Vendrick menghentikan rayuannya dan meningkatkan kewaspadaannya, "Apa kamu pacar Angel?"
Elbert tidak mudah berbohong, tapi berbicara dengan terus terang, "Baginya, aku mantan pacarnya, tapi dari sudut pandangku, aku nggak mau putus dengannya. Dia masih pacarku."
Vendrick berkata sambil tersenyum paksa, "Sudut pandang ini baru bagiku. Bisakah aku mengartikannya sebagai Angel yang mengatakan dia ingin putus, tapi kamu nggak setuju?"
Elbert menjawab, "Ya."
Vendrick berkata, "Kalau begitu kamu datang kepadaku bukan untuk membicarakan bisnis, melainkan untuk membicarakan Angel."
Elbert tenang dan ramah. "Karena aku di perusahaanmu, tentu saja kita harus membicarakan bisnis. Kamu yang bertanya tentang pacarku."
Vendrick sudah bertemu banyak orang kaya dan bos, tapi Elbert tidak memiliki aura seorang pengusaha. Elbert tidak seperti anak-anak orang k

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link