Bab 25
Ada satu momen ketika Cassandra benar-benar mengira dirinya pasti mati!
Namun rasa sakit yang dia bayangkan tidak datang. Sebagai gantinya, terdengar bunyi ting yang sangat nyaring, seperti dua senjata tajam saling beradu.
Cassandra membuka mata. Di dekat kakinya tergeletak sebuah anak panah dan sebuah bola besi!
Saat menoleh ke belakang, dia melihat di kaca jendela besar ruang VIP itu terdapat sebuah lubang bulat yang sangat mencolok!
Jendela besar yang awalnya dipasang untuk menikmati pemandangan, pada saat ini justru menjadi celah sempurna untuk mengintai dan melakukan pembunuhan!
Cassandra tidak berani membayangkan, kalau bukan karena anak panah Victor barusan, bola besi itu pasti sudah menghantam kepalanya ....
"Ayo."
Tempat ini tidak bisa ditinggali lama. Victor mengambil busur itu, melangkah maju dan menggenggam tangannya untuk pergi.
Di telapak tangannya, tangan kecil gadis itu basah oleh keringat. Jelas dia sangat ketakutan oleh kejadian tadi.
Namun situasinya terlalu mendesak

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link