Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 408

Nadya mengangkat alisnya dengan bangga ke arah Giany, seolah berkata, "Dengan adanya aku di sini, proyek ini nggak akan terlaksana." Giany meletakkan gelas di tangannya sambil tersenyum tenang, "Dua malam yang lalu, aku keluar dari Komunitas Anggrek. Pak Walace nggak melakukan apa pun padaku." Nadya sangat marah hingga berkata, "Apa maksudmu? Komunitas Anggrek bukanlah tempat yang bisa dikunjungi oleh wanita jalang sepertimu. Kamu hanya membual saja!" Giany bisa melihat bahwa Evan benar-benar tidak punya pendapatnya sendiri, bahkan sudah terguncang oleh kata-kata Nadya. Fakta bahwa Evan bisa duduk dalam posisi ini menunjukkan bahwa seseorang benar-benar mendukungnya. Giany tersenyum lalu mencondongkan tubuhnya ke belakang. "Entah aku sedang membual atau nggak, lebih baik kamu telepon Pak Walace saja untuk memastikannya." Wajah Nadya langsung memerah, menggertakkan giginya karena marah, lalu memeluk lengan Evan lebih erat. "Kak Evan, ayo kita pergi. Jangan bahas proyek itu dengan wanita

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.