Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 26

"Kamu ...." Ini pertama kalinya Fanny melihat Tommy marah, matanya pun melotot. Setelah itu, Fanny menjerit dengan sangat keras! Semua orang terkejut, bahkan jantung Patricia berdebar kencang. "Tommy, apa maksudmu? Apa kamu bilang aku nggak layak menjadi istrimu, hanya Patricia yang layak?" Mata Fanny memerah, menjerit dan mengamuk, wajahnya terlihat sangat menakutkan. "Fanny, tenanglah, Fanny!" Amelia ketakutan dan merasa kasihan, lalu bergegas memeluk dan menenangkannya. Namun Fanny berusaha melepaskan diri dan teriak pada Tommy, "Kenapa? Aku sedang mengandung anakmu, tapi kamu masih saja menginginkan Patricia!" "Kenapa?" "Patricia, Patricia, Patricia, semuanya Patricia! Ahhh, dia memang wanita jalang!" Tepat ketika kuku panjang Fanny hendak menggores wajah Tommy, Tamara buru-buru berdiri dan menarik Tommy ke sisinya. Tamara menatap Fanny yang sedang mengamuk seperti orang gila dengan ekspresi kesal, lalu berkata dengan nada dingin pada Amelia, "Bu Amelia, beginikah cara kalian, Kelu

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.