Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 30

Patricia mengalami sakit kepala selama dua hari terakhir. Entah kenapa, Robert sudah tidur di kamarnya selama dua malam berturut-turut. Pelayan di pintu seolah-olah buta, tidak menyadari apa pun. Demi berpura-pura tidak ada yang salah, Patricia menahan gejolak di hatinya, berusaha mati-matian menghipnotis dirinya sendiri agar tertidur di malam hari. Awalnya Robert memang sudah cukup menyebalkan, tapi sikap Fanny bahkan lebih menyebalkan. "Dasar jalang, kamu nggak menyangka rencanamu akan gagal, 'kan?" Fanny berdiri di pintu Patricia sambil menatapnya dengan puas. Wajahnya yang dulu cantik kini diwarnai kecemburuan dan kebencian, yang tersisa hanya sebuah kesan kejam. Fanny mengangkat dagunya tinggi-tinggi. "Kamu nggak mau Tommy menikah denganku dan sekarang pernikahannya diundur. Bagaimana?" "Dengan adanya Kakak di sini, kamu nggak akan bisa melawanku!" Patricia pura-pura tidak mendengar sambil membolak-balik buku di tangannya. Patricia merasa Fanny benar-benar kurang kerjaan. Bukannya

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.