Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 51

Patricia menyadari tatapan mata Robert seakan tertuju pada wajahnya. Patricia tahu bahwa itu tidak mungkin terjadi. Karena Patricia sudah bertekad untuk kabur dalam beberapa hari ke depan, jadi dia tidak mungkin tinggal bersama Robert. Namun, Robert menatap Patricia dengan sorot curiga. Patricia pun tertegun, dia sedang berpikir harus memberikan reaksi seperti apa saat ini. "Oh ... oh, ya?" Patricia memaksakan seulas senyuman dan sedikit memalingkan kepalanya untuk menghindari pandangan Robert. Patricia tampak enggan, tetapi pasrah dan akhirnya mengalah. Sepertinya, itulah reaksi yang Robert harapkan. Pria itu tidak mengatakan apa-apa lagi dan menarik tangannya. "Lebih baik kamu tetap di rumah saja tenang-tenang selama beberapa hari ini." Robert berbicara dengan santai, suaranya terdengar agak serak. Dia memandang Patricia yang bertubuh ramping dan sedang menundukkan kepalanya di depan tempat tidur diterangi sinar bulan dari luar jendela itu. "Tunggu aku pulang." Hening. Patricia terdi

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.