Bab 73
Emma menoleh. Dia tersenyum ramah saat melihat Patricia. "Nona Patricia, kamu sudah bangun?"
"Tunggu sebentar, sarapan hampir siap. Ini bubur ayam yang kamu suka. Aku tambahkan millet biar gampang dicerna."
Mendengar itu, Patricia tersenyum, tetapi masih tetap terlihat bingung. Dia bertanya, "Kenapa kamu bisa di sini? Apa ...."
Dia berhenti sejenak, tidak melanjutkan pertanyaannya.
Kalau Emma bisa berada di sini, tentu itu atas permintaan Robert.
Emma dulunya adalah juru masak Keluarga Lusna. Berbeda dengan pelayan yang lain, Emma selalu baik kepada Patricia. Sejak kecil telah merawatnya dan tahu betul selera Patricia.
"Tuan Muda Robert yang menyuruhku datang."
Emma langsung mengaku. Dia dengan lembut menuntun Patricia duduk di kursi makan. Setelah itu Emma berbalik, mengeluarkan bubur, dan menuangkan bubur ke mangkuk Patricia dengan telaten.
"Tuan Muda Robert bilang kamu akan kesepian di sini sendirian, jadi aku disuruh menemani sekaligus menjagamu."
Patricia hanya mengatupkan bibir d

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link