Bab 48 Kamu Cemburu?
Donny melirik wajah Ravin dua kali lagi, lalu menoleh dan tersenyum canggung kepada Yunika, "Aku sudah bilang, dia ini adikku. Dia baru lulus, masih kecil, penakut, jangan sampai menakutinya. Nanti dia nggak berani keluar main sama kita lagi."
"Jangan kira aku nggak tahu, di antara semua kerabat di keluargamu, kamu yang paling kecil, dari mana munculnya adik perempuan?"
Yunika menoleh ke beberapa pria di sampingnya, sambil tersenyum dan bertanya, "Kalian bilang dia masih anak-anak, ya?"
Di antara orang-orang yang hadir, hanya Yunika yang berani menantang Donny. Sementara beberapa pria lainnya takut untuk membuat Donny marah, hanya bisa menggelengkan kepala dan tidak berani bersuara.
Donny menghela napas dalam-dalam, "Nona Yunika, kalau kamu benaran mau lihat, aku bakal lakuin, 200 ... "
"Makasih, Pak Donny. Push-up, 'kan? Aku bakal lakuin sekarang."
Nadine tiba-tiba bersuara memotong ucapan Donny. Dia tidak suka Donny merendahkan diri di depan Yunika demi mempertahankannya.
Nadine suda

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link