Bab 83 Menabrak Ujung Senjata
Saat Ravin keluar dari ruang presdir dengan langkah besar sambil menggenggam ponselnya, bayangan Nadine sudah tak terlihat lagi.
Dari arah koridor, Zack menghampiri dan bertanya, "Pak Ravin, siang ini kamu masih ada rencana keluar?"
Dengan wajah tegang, Ravin menjawab singkat, "Nggak."
Sementara itu, Nadine sudah berada di kantor polisi selama dua hingga tiga jam. Dia menjadi sasaran permintaan maaf bergantian dari Marsel dan istrinya.
Dia tidak tahu apakah perempuan itu benar-benar sadar sudah menuduh orang tanpa dasar, atau hanya karena sudah menimbang untung ruginya lalu memilih sikap paling aman dan masuk akal.
Yang jelas, kalau sebelumnya istri Marsel begitu arogan, maka sekarang dia tampak begitu rendah diri, hampir-hampir rela berlutut di depan Nadine.
Nadine sendiri hanya mengajukan satu syarat. Marsel harus segera menyelidiki siapa orang pertama di departemen keuangan yang menyebarkan gosip, dan memastikan orang itu menulis surat pernyataan resmi untuk mengklarifikasi di selur

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link