Bab 173
Aku bukan orang yang kejam, tapi aku jelas bukan Natalie yang berusia 25 tahun itu, pemalu dan ragu-ragu, takut menyakiti orang lain, bahkan rela menyakiti dirinya sendiri.
Aku menatapnya dengan tatapan dingin. "Aku sudah cukup menderita selama bertahun-tahun. Aku rela membayar berapa pun untuk keluar dari semua ini."
Mata Harisha berkedip, tatapannya padaku semakin rumit. "Kamu ...."
"Ada apa denganku?"
"Kamu menjadi sangat berbeda," katanya dengan ragu-ragu. "Kamu sudah banyak berubah dari Natalie yang dulu."
"Benarkah?"
Aku tersenyum. "Semoga ini lebih baik."
Dia membuka mulut, seolah hendak mengatakan sesuatu, tapi tidak ada yang keluar.
Aku tahu Harisha "tidak yakin" atau "tidak menyukaiku," tapi tidak bisa berbuat apa-apa.
Aku sudah menegaskan pendirianku. Dia orang yang cerdas dan seharusnya mengerti maksudku.
Saat aku turun, Michael sudah menungguku.
"Apa yang kamu katakan padanya?" Michael berjalan ke arahku, berdiri di sampingku dan kami keluar bersama.
Aku menggelengkan kepa

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link