Bab 187
Ekspresinya semakin muram, suaranya semakin lirih, "Natalie, aku tahu selama ini kamu berpura-pura! Kamu sebenarnya nggak mau menceraikan Lucio, kamu hanya ingin mendapatkan perhatiannya, 'kan?"
"Kalaupun begitu, apa hubungannya denganmu?"
Aku memiringkan kepala, mengamatinya dengan santai. "Kamu nggak menghancurkan pernikahan kami. Aku berbaikan dengannya. Bukankah itu yang kamu inginkan? Kamu mengatakannya di depan Lucio."
Junia menggertakkan gigi dan berjalan menghampiriku, dengan marah berkata, "Kalaupun kamu berbaikan dengannya, tapi aku tetap orang terpenting di hatinya! Natalie, dia nggak tahu perasaannya padaku!"
"Oh?" Aku mengangkat alisku. "Bukankah kamu bilang hubungan kalian hanya kakak beradik? Bagaimana bisa dia nggak tahu perasaannya padamu? Hubungan macam apa yang kalian miliki? Aku benar-benar bingung!"
"Natalie!"
Junia tiba-tiba teriak, tampak sudah termakan emosi.
Aku menggelengkan kepala, tidak ingin memperhatikannya lagi dan langsung mendorongnya menjauh.
Tiba-tiba

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link