Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 219

Semua yang dia katakan benar, ada kesalahpahaman besar di antara kami. Tetapi, seberapa besar kesalahpahaman itu, luka yang pernah kualami itu nyata. "Aku juga terluka, Natalie." Lucio memegang wajahku, "Kita seperti dua landak, tapi aku rela menyingkirkan duri-duriku." Suasana hatiku sangat kacau, aku sampai tidak menjawabnya untuk saat ini. Lucio juga tidak terburu-buru, dia hanya berada di luar zona amanku, menunjukkan perhatian dan kepedulian, tetapi tidak melampaui batas. Dia baru saja bangun, jadi aku menyuruhnya untuk tidak terlalu memperhatikanku, tetapi dia selalu mengiyakan, tapi dia tahu setiap detail urusanku. Kupikir dia mempermasalahkan bayi di dalam perut, tetapi kemudian aku baru sadar kalau di saat kami menikah dulu, aku bukan satu-satunya yang begitu penuh perhitungan, dia juga. Setelah kami menikah, aku selalu merasa tidak aman, dan karena itu selalu melakukan hal-hal yang membuatnya kesal. "Aku selalu mengira awal mula kita nggak begitu indah, kamu bersama denganku

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.