Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 34

Sampai sekarang, dia masih mengira aku hanya sedang marah. Dulu, Natalie seberapa cinta dengannya? Meskipun aku sudah berkali-kali menyatakan kebencianku dan keinginanku untuk bercerai, Lucio tetap menganggap aku hanya sedang marah. Aku tidak ingin bicara, lalu memejamkan mata. Lucio sudah punya kesimpulannya sendiri, aku pun tidak mau buang-buang tenaga menjelaskan lagi. Dia menghela napas, lalu memelukku erat. Tidak ada komunikasi di antara kami. Setiap malam tidur satu ranjang, tubuh kami saling bersentuhan, tapi siang dan malam, kami seperti orang asing dalam satu tempat tidur. ... Keesokan paginya, seperti biasa, aku bersikap seolah tidak melihatnya. Lucio lewat di depanku, aku sama sekali tidak menganggapnya. Setelah beberapa kali seperti itu, akhirnya Lucio tidak muncul di hadapanku lagi. Saat aku kira suasana akan lebih tenang, Lucio malah membawa Shella datang. Saat melihat Shella, aku belum langsung bereaksi. Sampai Shella berjalan ke arahku, menggenggam lenganku, baru aku de

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.