Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 45

Suara dari bar itu masih terngiang di telingaku, tetapi yang bisa kulihat di depan mataku hanyalah amarah Lucio. Junia berkata dengan lembut, "Natalie, jangan salah paham dengan Lucio lagi. Kami berdua nggak punya hubungan apa-apa! Hanya saja hari ini nenekku sakit, jadi aku menyuruhnya untuk menemaniku pergi menemui nenekku di kampung halaman. Aku merasa agak sedih dan ingin minum-minum di bar!" "Lucio juga menemaniku karena mengkhawatirkan keselamatanku ...." Penjelasan yang menutupi kebenaran ini lebih terasa seperti dia berharap aku salah paham. Aku menatapnya sambil tersenyum, "Oke, kalau begitu, biarkan dia terus menemanimu. Toh dia juga nggak berguna." Junia langsung marah dan menatapku dengan marah, "Apa hakmu bicara seperti itu tentang Lucio? Aku tahu kamu cemburu, tapi nggak perlu begitu kejam!" "Aku kejam?" Aku memutar pergelangan tanganku dan menatapnya dengan penasaran. "Yang kejam itu wanita yang menyuruh suami orang lain minum bersamanya larut malam atau wanita yang meng

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.