Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 87

Tentu saja aku juga ikut terlibat dalam keributan itu. Sejujurnya, aku belum pernah memiliki pengalaman yang begitu mendebarkan dalam hidupku. Aku adalah gadis baik-baik sejak kecil, jarang berkelahi atau bahkan terlibat masalah dengan orang lain. Dua kukuku patah, tetapi anehnya aku merasa sangat segar dan bahkan tidak sadar goresan yang dalam di lenganku. Aku hanya merasakan agak sakit, menyekanya dengan santai sebelum melanjutkan perkelahian. Hingga sebuah suara penuh amarah yang tidak asing dan rendah terdengar di atas kepalaku. "Semuanya berhenti." Suaranya terdengar mengintimidasi tanpa nada marah dan membawa suasana dingin yang mencekam. Semua orang berhenti dan tanpa sadar melihat ke arah sumber suara tersebut. Entah sejak kapan Lucio muncul di sana. Jelas dia baru saja turun dari pesawat. Jaket hitam itu membuat tubuhnya terlihat lebih tinggi dan tegap. Pria itu bisa menarik perhatian banyak orang hanya dengan berdiri di sana. Sepasang mata gelapnya yang dingin menyapukan pand

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.