Bab 5472
Pria berwajah persegi itu menatap Harvey dengan dingin.
Seolah-olah semua yang dilakukan Harvey adalah sebuah dosa.
Dia tampak seolah-olah bisa mencabut nyawa Harvey jika dia mau. Meskipun dia tidak mengungkapkan identitasnya, jelas dia mengira dia pasti bisa menghancurkan Harvey.
Harvey mengamati pria itu sejenak. “Aku bahkan tidak mengenalmu, kan?”
"Kau b*jingan!"
Pria berwajah persegi itu memandang Harvey dengan jijik dan marah.
“Kau bahkan tidak tahu siapa aku?!”
“Yuri pasti sudah membunuhmu sekarang kalau bukan karena aku! Beraninya kau masih bicara besar?”
“Biar aku beri tahu kau sesuatu! Jika bukan karena anakku mengumumkan bahwa kau adalah pelayan keluarga…”
“Yuri tidak akan bersikap mudah padamu. Jika tidak, apa menurutmu kau bisa menahannya sendirian?”
Pria berwajah persegi itu berbicara dengan nada yang benar.
“Beraninya pria sepertimu bertindak setinggi dan sekuat ini di hadapanku? Dasar bodoh!”
Pria itu menyilangkan tangannya.
“Kau harusnya bersyukur! Kau bert

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link