Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 1549 Tak Saling Mengenal Lagi

“I-ini salahku, salahku… Tolong jangan jadikan aku umpan hiu. Aku tidak ingin mati. Huhuhu…” Duncan sangat ketakutan sampai-sampai ia menangis tersedu-sedu. Pada saat ini, dia telah kehilangan semua kesombongan sebelumnya dan sudah ketakutan. Dia berjuang dengan sekuat tenaga, namun dia hanyalah seorang petarung amatir yang kelelahan fisik dan mental. Bagaimana dia bisa melawan beberapa orang kekar yang menjadi lawannya? Tidak butuh waktu lama sebelum dia ditangkap dan diikat. Dalam keadaan seperti itu, dia langsung ngompol di celananya karena ketakutan. Suara percikan urin di lantai bisa terdengar. Zayn tertawa terbahak-bahak saat melihat betapa tidak berguna dan begitu ketakutannya Duncan. Beraninya Duncan melawannya padahal dia benar-benar seorang pengecut? Betapa sembrononya dia. Orang-orang lainnya tidak memiliki keberanian untuk mengejek Zayn setelah melihat betapa memalukannya Duncan. Mereka gemetar penuh ketakutan. Mereka mengkhawatirkan hidup mereka jika Zayn malah mengi

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.