Bab 900 Satu Orang Itu Terlalu Sedikit
Orang yang angkat bicara itu adalah seorang pria kekar yang berdiri di barisan kedua dengan tinggi badan 185 meter. Dia memiringkan kepalanya dan menatap lurus ke arah Zayn dengan ekspresi mengejek di wajahnya. Dia bahkan tidak berusaha menyembunyikan rasa jijiknya terhadap Zayn.
Orang-orang lainnya juga memasang ekspresi mengejek setelah mendengar ucapannya. Mereka menilai Zayn hanya dengan mata mereka alih-alih menunjukkan rasa hormat kepada Zayn karena dia adalah pelatih baru mereka.
Di tempat mereka, rasa hormat diperoleh bukan diberikan. Seorang pelatih yang datang entah dari mana tidak akan mendapatkan rasa hormat mereka tidak peduli seberapa kuat latar belakang pelatih itu.
Zayn mengerti itu. Jadi, dia tersenyum dan berkata kepada pria kekar itu, “Tentu, bagaimana kau ingin menguji barangnya?”
Pria kekar itu tersenyum sinis dan berkata, “Jadi, kau mencoba menjadi pelatih bertarung kami, kan? Bertandinglah melawan kami dan lihat apakah kau memiliki kemampuan. Lagi pula, kami

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link