Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 294

"Maaf, Kak Dean, aku ...." "Merry, kita ini tumbuh besar bersama," kata Dean sambil tersenyum kecil. "Kamu nggak perlu minta maaf padaku. Apa pun pilihanmu, aku pasti akan selalu mendukungmu." Merry merasa terharu sekaligus bersalah. Dean telah banyak membantunya, tetapi Merry tidak punya apa pun untuk membalasnya. Seolah menyadari bahwa Merry tidak ingin membicarakan urusan pribadinya, Dean tidak bertanya lebih lanjut dan justru memberikan saran. "Merry, kamu tahu nggak kalau sekolah kita dulu akan segera dirobohkan?" Merry tertegun sejenak, lalu menggelengkan kepalanya. Nada bicara Dean pun jadi terdengar melankolis. "Nggak kusangka kenangan masa kecilku yang paling polos dan indah ternyata akan hilang." Merry terdiam beberapa detik, lalu tiba-tiba berkata, "Kak Dean, ayo kita lihat-lihat ke sana." Di tahun-tahun awal, Merry juga sempat tinggal di Kota Sheldon selama beberapa waktu. Keluarga Lumanto dan Keluarga Jurentus adalah tetangga. Merry memiliki hubungan yang sangat dekat deng

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.