Bab 308
Merry menoleh sebentar ke arah alun-alun yang tidak jauh, lalu berkata dengan heran, "Aku mendengar ada orang menyanyikan lagu Negara Zazie, jadi datang lihat."
Tempat ini hanya sekitar lima meter dari alun-alun, sebenarnya tidak terlalu jauh.
Merry bolak-balik menatap wajah Shayne dan Sandra, "Ada apa dengan kalian?"
"Tadi kamu tiba-tiba hilang, jadi kami sangat panik!" Sandra melirik ekspresi Shayne dengan hati-hati. "Kakak sangat mengkhawatirkanmu, takut kamu tersesat."
"Tersesat?" Merry merasa lucu. "Aku sudah sebesar ini, mana mungkin masih bisa tersesat?"
Wajah Shayne terlihat dingin, "Kenapa nggak angkat telepon?"
Barulah Merry sadar, lalu mengeluarkan ponsel dan menemukan ada tiga puluh panggilan tak terjawab.
Sepuluh panggilan dari Sandra dan dua puluh panggilan lainnya dari Shayne.
"Barusan aku setel mode senyap, lupa diatur kembali."
Shayne mengamati ekspresi Merry. Wajahnya tetap tenang, seakan memang tidak ada maksud untuk kabur, barulah raut wajahnya sedikit membaik.
"Jan

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link