Bab 441
"Benar." Merry tidak menghindari pertanyaan Yuna, malah menatap mata Yuna. "Aku diculik dari dalam kastil tanpa sepengetahuan siapa pun, lalu dikembalikan lagi dan nggak ada rekaman pengawas yang menangkap sosok mencurigakan."
Yuna mengerutkan alis sedikit, seolah sedang memikirkan sesuatu.
"Aku dengar, kamu diculik oleh Marco?"
"Ya, dia ingin menggunakanku untuk membalas dendam pada Shayne."
"Tapi ...." Yuna bertanya bingung, "Dia ingin membalas dendam pada Shayne, kenapa harus mengembalikanmu?"
"Shayne nggak pulang selama sehari semalam. Dia merasa posisiku di hati Shayne nggak begitu penting. Jika sampai terjadi sesuatu padaku ... bukankah itu justru akan mempertemukan Nona Yuna dan Shayne dalam jodoh yang sempurna?"
Yuna tiba-tiba mengangguk. "Oh, ternyata begitu. Jadi soal penculikanmu ini, sekarang hanya pernyataanmu sendiri dan nggak ada bukti nyata?"
Merry memandang ekspresi Yuna yang seolah memahami, nada bicaranya tenang.
"Benar."
Yuna menatapnya dengan penuh keraguan. "Kalau

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link